Press Defense (Full-Court Press atau Half-Court Press) adalah taktik pertahanan agresif yang bertujuan memaksakan turnover (bola direbut) dan menguras energi pemain lawan, terutama Point Guard. Kunci untuk Menang Melawan Press Defense bukan terletak pada kecepatan berlari, melainkan pada ketenangan, dribble yang terkontrol, dan akurasi passing yang mematikan. Menang Melawan Press Defense yang sukses dapat mengubah permainan, di mana tim yang bertahan menjadi frustrasi dan tim penyerang mendapat peluang mencetak angka mudah. Menang Melawan Press Defense harus dilakukan dengan kesadaran akan waktu dan ruang di lapangan.
Panduan pertama untuk Menang Melawan Press Defense adalah Penempatan Pemain Awal yang Tepat. Segera setelah lawan mencetak skor, pemain yang akan melempar bola (inbounder) harus mencari pemain yang bergerak cepat menuju garis tengah lapangan. Pemain terpenting kedua adalah Middle Man (biasanya Small Forward atau Power Forward) yang bergerak cepat ke tengah lapangan, tepat di bawah garis tengah. Strategi Penempatan Pemain ini bertujuan untuk menciptakan jalur passing panjang, memaksa pemain press lawan untuk mengambil risiko berlebihan. Jika bola berhasil melewati dua pemain bertahan pertama, tim penyerang sudah berada dalam situasi 3-on-2 atau 2-on-1, membuka peluang fast break yang berbalik menjadi serangan tim sendiri.
Keterampilan kunci kedua adalah Menguasai Dribble Rendah dan Protektif. Point Guard harus menggunakan dribble rendah (low dribble) saat melewati pemain press, menjaga bola jauh dari jangkauan lawan. Crossover dan retreat dribble digunakan untuk menciptakan ruang, bukan untuk maju. Selain itu, pass yang cepat dan akurat sangat penting. Gunakan bounce pass atau chest pass yang mendatar, hindari overhead pass atau lob yang mudah dicegat. Pada turnamen Piala Gubernur Jawa Timur di Gedung Olahraga (GOR) Kertajaya pada Minggu, 18 Agustus 2024, tim yang sukses menunjukkan bahwa mereka hanya membutuhkan maksimal tiga pass untuk melewati garis tengah lapangan.
Strategi Sederhana dalam mengatasi press adalah dengan tidak menahan bola terlalu lama. Setiap pemain yang menerima pass harus segera mengoper bola ke rekan satu tim yang paling terbuka. Setelah bola berhasil melewati garis tengah (half-court line), tekanan lawan akan berkurang drastis karena mereka harus beralih ke half-court defense. Press defense adalah ujian teamwork dan ketenangan; tim yang panik dan melakukan turnover akan kalah, sementara tim yang disiplin dalam dribble dan passing cepat akan Memecah Pertahanan dan membalas dengan poin.
